Kompetensidasar yang ingin dicapai melalui modul ini adalah: Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta diharapkan mampu menanamkan nilai dan membentuk sikap dan perilaku patuh kepada standar etika publik yang tinggi. Untuk menilai ketercapaian kompetensi dasar tersebut dapat diukur melalui indikator keberhasilan yang dirumuskan sebagai berikut:
Sikap Menjunjung Tinggi Norma Hukum Dalam Masyarakat Antara Lain – Di mana bumi membungkuk, langit memegang. Demikian kata pepatah dalam bahasa Indonesia. Norma memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan dalam mewujudkan kehidupan yang bermartabat. Karena tanpa norma kehidupan bersama, seperti hidup di padang pasir. Siapa yang lebih kuat dialah pemenangnya. Menurut norma, setiap orang memperjuangkan kepentingan dan kepentingannya dalam batas-batas yang tidak melanggar aturan dan tidak merugikan kepentingan orang lain. Dengan demikian, kehidupan yang tertib, aman, dan damai dapat tercapai. Dalam kehidupan sehari-hari, kita mengenal 4 jenis norma. Norma tersebut meliputi norma agama, norma kesejahteraan, norma kesopanan, dan norma hukum. Sikap Menjunjung Tinggi Norma Hukum Dalam Masyarakat Antara LainAlsa Indonesia Law JournalActividad Online De Uh1Ktsp_slta 10_sosiologi_2009_sri Sudarmi [omahpustaka] Pages 101 150Ulangan Pkn Kls 7Filsafat Hukum Dan Etika ProfesiMacam–macam Norma Yang Berlaku Di Masyarakat IndonesiaA 403tb2 Upaya Pencegahan Korupsi Dan Kejahatan Pendekatan Paideia Halaman AllPdf Arti Penting Nilai Nilai Dan Norma Hukum Dalam Berpolitik Praktis Norma agama adalah aturan atau pedoman hidup yang berisi perintah, larangan, dan anjuran Tuhan. Norma agama berasal dari Tuhan dan tertuang dalam teks-teks agama tertentu. Ia cenderung menerapkan norma-norma agama sebagaimana tertulis dalam Kitab Suci. Norma agama mewajibkan pemeluknya untuk menjalani kehidupan yang menjunjung tinggi nilai-nilai universal kemanusiaan dan mampu mengamalkan iman dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan firman Tuhan, memenuhi segala perintah dan menjauhi segala larangannya guna mencapai kebahagiaan. Di dunia dan akhirat. Alsa Indonesia Law Journal Sanksi yang dirasakan di dunia dapat berupa depresi, trauma emosional, atau kesadaran perang internal. Norma agama merupakan dasar dari norma-norma lainnya. Jika seseorang beragama, dia akan tunduk pada norma-norma lain. Contoh norma agama antara lain Kesopanan adalah aturan hidup atau pedoman yang berasal dari suara hati nurani manusia, yang memutuskan apakah tindakan individu sesuai dan apakah perilaku seseorang bermoral atau tidak. Kesopanan memberikan petunjuk tentang bagaimana bersikap dan berperilaku dalam memutuskan apa yang harus dilakukan, apa yang harus dihindari, dan apa yang harus dilawan. Pelanggaran kesopanan adalah pelanggaran yang jarang terjadi, menyedihkan, karena merupakan pengabaian hati nurani. Norma kesopanan berasal dari kedalaman kesadaran manusia, sehingga norma tersebut bersifat universal dan ditujukan untuk semua orang. Sedangkan tujuan dari norma kesusilaan adalah agar setiap orang dalam kehidupan memiliki kualitas moral yang tinggi sesuai dengan nilai-nilai orang tersebut sebagai orang yang paling sempurna dalam hidupnya. Sanksi teguran berupa rasa malu dan mengasihani diri sendiri, sedangkan sanksi sosial berupa teguran, teguran, pengucilan, dan pengasingan. Norma kesusilaan merupakan norma yang timbul dan dianut oleh masyarakat itu sendiri dalam rangka saling menghormati. Suatu kelompok masyarakat dapat membuat aturan yang memuat apa yang dianggap sopan dan dapat diterima, serta apa yang dianggap tidak sopan dan harus dihindari. Standar kesopanan adalah ukuran kesopanan, kebiasaan atau kesopanan yang dipraktikkan dalam suatu masyarakat. Oleh karena itu, setiap masyarakat memiliki ukurannya sendiri dalam hal apa yang cocok, mungkin dan seharusnya. Actividad Online De Uh1 Norma kesopanan berakar pada kebiasaan masyarakat. Tujuan kesantunan adalah agar masyarakat saling menghormati dan menghormati dalam pergaulan. Standar kesusilaan dimaksudkan sebagai perangkat eksternal untuk menegakkan ketertiban dan keharmonisan dalam kehidupan masyarakat. Pelanggaran terhadap norma kesusilaan dikenakan sanksi berupa teguran dan pengucilan dari masyarakat. Norma hukum adalah norma yang berisi ketentuan-ketentuan yang ditetapkan dan dipatuhi oleh pemerintah. Norma hukum muncul karena tiga norma – norma agama, norma kesusilaan dan norma kesusilaan – tidak dapat menjamin terpeliharanya perdamaian dalam masyarakat. Ketiga norma tersebut tidak dapat menjamin ketertiban dalam masyarakat karena; Norma hukum saling melengkapi dengan norma-norma lain dalam masyarakat. Artinya norma hukum menambah sanksi atas pelanggaran norma lainnya. Norma hukum yang mengatur wilayah yang tidak diatur oleh norma lain. Hukum biasanya dilaksanakan di tingkat nasional dalam wilayah suatu negara. Norma hukum ditujukan pada sikap umum atau perbuatan manusia. Norma hukum bersifat koersif, yang berarti bahwa individu berkewajiban untuk melaksanakannya apakah dia mau atau tidak. Otoritas yang berwenang menjatuhkan sanksi atas pelanggaran norma hukum. Ktsp_slta 10_sosiologi_2009_sri Sudarmi [omahpustaka] Pages 101 150 Tujuan norma hukum adalah untuk menciptakan ketenteraman dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara melalui upaya menciptakan keamanan hukum. Contoh norma hukum Jakarta Mengapa kita membutuhkan norma dalam masyarakat? Untuk menjawab pertanyaan ini, coba tanyakan pada diri sendiri pertanyaan sederhana Bagaimana jika tidak ada lampu lalu lintas? Apakah Anda membayangkannya? Nah, rambu lalu lintas adalah salah satu dari banyak alasan masyarakat membutuhkan standar. Jika tidak ada rambu lalu lintas di jalan raya, kecelakaan tidak bisa dihindari. Pada dasarnya manusia hidup bersama, setiap orang memiliki karakter dan minat yang berbeda. Dalam kehidupan sosial yang nyata, norma ada untuk mengatur dan mengontrol masyarakat. Menurut buku “Sosiologi Kelas SMA/MA” yang ditulis oleh Ruswanto pada tahun 2009, norma adalah seperangkat aturan tertulis dan tidak tertulis yang berlaku dalam masyarakat dan menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Norma sosial juga merupakan hukum, dengan berbagai sanksi bagi yang melanggarnya. Orang tidak pernah lepas dari aturan. Selalu ada hukum yang membatasi perilaku manusia agar tidak saling merugikan. Regulasi juga diperlukan untuk mencapai tujuan hidup masyarakat. Ulangan Pkn Kls 7 Ruswanto mengatakan, fungsi norma sosial, selain sebagai pedoman hidup masyarakat, menurut masyarakat desa Sumeria adalah mengikat setiap anggota masyarakat sehingga menimbulkan sanksi bagi anggota masyarakat yang melanggarnya. Berikut Kamis 15/12/22 dari berbagai sumber yang menjelaskan mengapa norma sosial ada dan macam-macamnya **Gempa di Chandjur meluluhlantakkan tanah Pasunda, mari kita bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Chianjur No. Rekening BCA 500 557 2000 AN Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih melalui donasi. Bantuan diberikan dalam bentuk sembako, layanan medis, tenda, dll. Kepedulian kita adalah harapan mereka. Kita membutuhkan norma dalam masyarakat karena norma yang berlaku dalam masyarakat sebenarnya memiliki kekuatan mengikat yang tidak seimbang. Hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa norma memiliki kekuatan mengikat yang lemah, sedang atau kuat. Untuk melihat perbedaannya, berikut empat definisi norma yang masih dikutip dari buku Rishwant Bagaimana cara mendefinisikan tindakan? Norma seragam ini memiliki kekuatan pengikat yang jauh lebih lemah daripada kebiasaan. Metode atau praktik ini paling sering digunakan dalam hubungan pribadi. Pelanggar sistem tidak dihukum berat, tetapi biasanya mengalami pelecehan, ejekan atau ejekan. Filsafat Hukum Dan Etika Profesi Misalnya dalam cara makan. Ada yang minum dan makan tanpa ribut, dan ada yang puas dengan ribut. Cara kedua sering dianggap tidak sopan, dan jika dilakukan saat mengunjungi seseorang di rumah, pemilik rumah akan tersinggung dan mengutuk makan tersebut. Meskipun metode ini bukan yang paling ampuh, kebiasaan memiliki kekuatan lebih dari metode pengikatan uang. Kebiasaan didefinisikan sebagai tindakan atau tindakan yang diulang dalam bentuk yang sama untuk membentuk kebiasaan. Tindakan yang menjadi kebiasaan biasanya dianggap baik. Misalnya, berjabat tangan, mengetuk pintu saat tiba, membungkuk dan meminta maaf, dll. Jika suatu kebiasaan diterima tidak hanya sebagai cara berperilaku, tetapi sebagai norma peraturan, itu berarti bahwa kebiasaan itu telah menjadi kode etik. Kode etik menunjukkan karakteristik kelompok manusia dan digunakan sebagai alat untuk observasi. Di sisi lain, kode etik mengamanatkan tindakan. Dengan demikian, kode etik adalah alat yang memungkinkan orang menyesuaikan tindakan mereka dengan sistem etika yang ada. Secara umum, kode etik dapat berbeda dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya. Misalnya, layanan masyarakat mungkin diperlukan untuk masyarakat dan opsional untuk kelompok lain dalam masyarakat. Macam–macam Norma Yang Berlaku Di Masyarakat Indonesia Norma ini biasanya diturunkan secara turun-temurun dari nenek moyang. Dengan kata lain, adat istiadat adalah aturan perilaku yang tertanam kuat dalam masyarakat dan memiliki kekuatan pengikat tertinggi dari ketiga norma yang sudah ada sebelumnya. Dengan demikian, sistem etika yang terkait erat dengan perilaku yang baik dapat berkembang menjadi ritual. Aturan dengan kekuatan mengikat yang kuat umumnya cenderung dilanggar oleh masyarakat. Contoh norma ini dapat ditemukan dalam adat perkawinan Lampung. Hukum adat daerah di Lampung melarang perceraian. Jika terjadi perceraian, maka harus diadakan upacara adat khusus sebagai izin yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Pelanggar juga dapat dikeluarkan dari lingkungan setempat. Setelah Anda memahami mengapa norma sosial diperlukan, Anda perlu mengetahui jenis-jenisnya. Norma resmi dan tidak resmi dibedakan menjadi dua norma tergantung pada kekuatan sanksinya, yaitu Norma informal adalah norma yang tidak dinyatakan secara jelas dalam masyarakat dan pelaksanaannya tidak mengikat bagi pemangku kepentingan. Norma ini bersumber dari berbagai kebiasaan yang kemudian diterima oleh masyarakat. Meskipun tidak diamanatkan, para anggota umumnya mengakui bahwa standar tidak resmi harus diikuti dan memiliki kekuatan penegakan yang jauh lebih besar daripada standar resmi. Norma seragam ini biasanya ditemukan dalam kelompok primitif, termasuk keluarga. A 403tb2 Upaya Pencegahan Korupsi Dan Kejahatan Pendekatan Paideia Halaman All Norma resmi adalah peraturan dan ketentuan yang ditetapkan secara jelas oleh penguasa untuk semua anggota masyarakat. Norma ini adalah seperangkat aturan yang dimiliki masyarakat modern. Patokan ini tidak hanya berdasarkan adat istiadat, tetapi juga menganut prinsip moral atau etika dan prinsip “baik dan buruk”. Di sinilah undang-undang, peraturan, dll disahkan, sehingga diperlukan pertimbangan yang logis dan matang dalam persiapan. Semua hukum positif atau tertulis ini diperlukan untuk menciptakan perilaku yang seragam di antara anggota masyarakat modern. Mengapa masyarakat membutuhkan norma juga dijelaskan dengan berbagai norma yang dibentuk atas dasar keabsahan yang mengikat dan sanksi yang tersedia bagi pelanggar. Ini dibagi menjadi beberapa aturan utama, yaitu sebagai berikut Norma normatif adalah norma yang diikuti tanpa ragu-ragu atas dasar tradisi atau praktik yang sudah mapan dalam masyarakat. Kebiasaan atau kebiasaan rakyat lebih luas dari ini. Ritual adalah cara bekerja yang lebih diterima oleh masyarakat, misalnya cara duduk, cara makan. Itu pecah hari itu Pdf Arti Penting Nilai Nilai Dan Norma Hukum Dalam Berpolitik Praktis Bagaimana proses terbentuknya norma dalam masyarakat, pengertian norma dalam masyarakat, norma hukum dalam masyarakat, contoh norma hukum dalam masyarakat, contoh norma dalam kehidupan masyarakat, proses terbentuknya norma dalam masyarakat, mengapa norma diperlukan dalam masyarakat, contoh norma kesusilaan dalam masyarakat, contoh norma sosial dalam masyarakat, fungsi norma dalam masyarakat, norma hukum di masyarakat, contoh norma agama dalam masyarakat
Pengertian Masyarakat Madani – Apakah kamu mengetahui apa pengertian masyarakat madani? Masyarakat madani atau civil society merupakan bagian masyarakat yang memiliki adab dalam membangun, memaknai, dan menjalani kehidupannya. Masyarakat madani seringkali diartikan dengan makna yang berbeda-beda. Hal ini merupakan salah satu konsep berwayuh wajah. Ahli filsafat Petrus mengungkapkan bahwa masyarakat madani bisa diartikan sebagai masyarakat yang beradab dalam memaknai kehidupan. Asal mula kata madani yaitu dari Bahasa Inggris, yang artinya beradab atau berbudaya. Sedangkan istilah masyarakat sipil diambil dari terjemahan masyarakat madani sendiri, yaitu masyarakat yang beradab. Konsep terjemahan tersebut pertama kali dikenalkan oleh Dato Seri Anwar Ibrahim, melalui ceramahnya di Simposium Nasional pada tahun 1995. Konsep yang diciptakan oleh Anwar Ibrahim ini ingin menunjukkan bahwa masyarakat idealnya memiliki peradaban yang maju. Lebih tepatnya, beliau menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan masyarakat madani adalah sebuah sistem sosial yang subur. Dimana sistem tersebut didasarkan pada prinsip moral yang dapat menjamin keseimbangan antara kestabilan masyarakat dan kebebasan individunya. Pengertian Masyarakat MadaniPengertian Masyarakat Madani Menurut Para Ahli1. Mun’im 19942. Hefner3. Mahasin 19954. Munawir 19975. Hall 1998Ciri-ciri Masyarakat Madani1. Menjunjung Tinggi Nilai2. Mempunyai Peradaban yang Tinggi3. Memprioritaskan Kesederajatan serta Transparansi4. Ruang Publik yang Bebas5. Supremasi Hukum6. Keadilan Sosial7. Partisipasi SosialKarakteristik Masyarakat MadaniSejarah Masyarakat Madani Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Masyarakat madani merupakan suatu sistem yang subur dan sangat menjamin prinsip moral. Dimana kebebasan individu dan stabilitas masyarakat sangat seimbang. Adapun pengertian lain dari masyarakat madani yaitu mereka adalah golongan masyarakat yang beradab, berperikemanusiaan, menguasai ilmu pengetahuan, unggul dalam hal teknologi. Pengertian Masyarakat Madani Menurut Para Ahli Di bawah ini adalah beberapa pengertian masyarakat madani menurut para ahli. Simak informasinya dengan seksama ya. 1. Mun’im 1994 Mengungkapkan bahwa istilah civil society atau masyarakat madani adalah sebuah gagasan eris yang mengejawantah di berbagai tatanan sosial. Dimana hal terpenting dari gagasan tersebut adalah usaha ya dalam menyelaraskan berbagai konflik kepentingan. Entah itu kepentingan masyarakat, individu, dan juga negara 2. Hefner Hefner mengungkapkan bahwa masyarakat madani merupakan sebuah masyarakat yang memiliki ciri khas demokratis dalam berinteraksi dengan masyarakat lain. Selain itu, masyarakat madani biasanya lebih heterogen. Dalam kondisi tersebut, mereka diharapkan bisa mengorganisasi dirinya sendiri serta bisa menumbuhkan kesadaran untuk mewujudkan peradaban. Dengan begitu, mereka pada akhirnya mampu berpartisipasi dan mengatasi kondisi global yang cukup kompleks dan juga penuh dengan persaingan. 3. Mahasin 1995 Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa masyarakat madani merupakan terjemahan dari civil society dalam Bahasa Inggris. Kata civil society tersebut terdiri dari dua kata dari Bahasa Latin, civitas dei yang artinya kota, Illahi dan society yang artinya masyarakat. Dari kata tersebut membentuk satu kata yaitu civilization yang artinya peradaban. Oleh karena itu, civil society memiliki arti sebagai komunitas atau kelompok masyarakat kota yang telah memiliki peradaban yang maju. 4. Munawir 1997 Menurutnya, masyarakat madani itu berasal dari Bahasa Arab. Kata Madani berasal dari kata madana yang artinya mendiami, membangun, atau tinggal. Namun berubah lagi menjadi madaniy yang berarti orang kota, beradab, dan orang sipil. Dengan begitu, bisa kita simpulkan bahwa kata madani dalam Bahasa Arab memiliki banyak arti. Sedangkan konsep madani menurut Majid 1997 seringkali dipandang sebagai masyarakat yang sudah berjasa dalam menghadapi rancangan kekuasaan serta menentang pihak pemerintah yang sewenang-wenang di Negara Eropa Selatan, Amerika Latin, dan juga Eropa Timur. 5. Hall 1998 Hall mengatakan bahwa masyarakat madani biasanya identik dengan istilah civil society. Dimana hal tersebut berarti sebuah ide, bayangan, angan-angan, serta cita-cita suatu komunitas yang bisa mengejawantahkan kehidupan sosial. Di dalam masyarakat madani, para anggotanya akan berpegang teguh pada kemanusiaan dan juga peradaban. Ciri-ciri Masyarakat Madani Setelah memahami beberapa pengertian masyarakat madani dari para ahli, berikut ini penulis akan menjelaskan mengenai beberapa ciri-ciri masyarakat madani yang perlu kamu ketahui 1. Menjunjung Tinggi Nilai Masyarakat madani identik dengan sifatnya yang beradab. Mereka selalu menjunjung tinggi nilai dan norma serta hukum yang mereka topang. Semua itu mereka pegang dengan ilmu, iman, dan juga teknologi. Hal tersebut berarti, masyarakat madani memiliki kehidupan yang berdasarkan aturan yang sudah berlaku. Mulai dari nilai, hukum, norma, dan lainnya. Ketaatan mereka didasarkan pada iman, ilmu, dan teknologi yang sudah mereka pelajari. Kemudian dikembangkan dengan kekuatan iman serta keyakinan mereka terhadap Sang Pencipta. 2. Mempunyai Peradaban yang Tinggi Sebagai manusia yang mempunyai keyakinan serta keimanan yang kuat kepada Tuhan Sang Pencipta, masyarakat madani sudah membuktikan bahwa mereka adalah masyarakat yang beradab. Dimana mereka memiliki adab yang baik dan bertata krama. Selain itu, mereka juga mempunyai tata krama kepada sesama manusia serta Tuhannya. 3. Memprioritaskan Kesederajatan serta Transparansi Ciri selanjutnya yaitu masyarakat madani menilai bahwa status mereka itu semuanya sama. Entah itu perempuan maupun laki-laki. Keterbukaan atau transparansi itu artinya mereka akan menjalani kehidupan dengan sikap yang jujur dan tidak memerlukan adanya hal-hal yang harus ditutupi. Sehingga hal tersebut akan menumbuhkan rasa saling percaya antara satu anggota dengan anggota yang lain. Hal tersebut menunjukkan bahwa masyarakat ini memiliki nuansa yang demokratis. Dimana demokratisasi mereka dapat diciptakan dengan adanya Lembaga Swadaya Masyarakat, partai politik, pers yang bebas, dan juga toleransi. Mengapa bisa seperti itu? Karena dalam masyarakat sosial berkaitan dengan wacana kritik sosial yang rasional. Dimana anggota masyarakat secara eksplisit dan jelas menciptakan demokrasi. Jadi, masyarakat madani hanya dapat dijamin oleh negara yang menganut sistem demokrasi, seperti halnya Indonesia. Kemudian terkait toleransi yang sudah disinggung di atas, mempunyai arti yaitu kesediaan tiap individu dalam menerima berbagai pandangan, sikap, dan juga perbedaan politik. Toleransi yang seperti itu adalah sebuah sikap yang dikembangkan di dalam masyarakat madani. Itu adalah sebagai bentuk dari rasa saling menghargai dan juga menghormati antar sesama. Baik itu kelompok maupun individu yang memiliki pendapat serta sikap yang berbeda. 4. Ruang Publik yang Bebas Ruang publik yang bebas biasanya juga disebut sebagai free public sphere. Ini merupakan wilayah yang memungkinkan masyarakat untuk mempunyai hak serta kewajiban warga negara. Dimana mereka memiliki akses penuh dalam berbagai kegiatan politik, berserikat dan juga bekerjasama, menyampaikan pendapat yang berbeda, dan juga berkumpul serta mendapatkan informasi secara luas. 5. Supremasi Hukum Dalam KBBI, supremasi hukum artinya kekuasaan tertinggi di dalam hukum yang berarti bahwa ada jaminan terciptanya keadilan yang bisa diwujudkan. Hal ini bisa terjadi apabila sebuah negara menempatkan hukum sebagai kekuasaan tertinggi. Perlu digaris bawahi, bahwa keadilan yang dimaksud dapat terwujud jika hukum yang ada diberlakukan secara netral. Ini artinya, tidak ada pengecualian untuk mendapatkan suatu kebenaran atas nama hukum. 6. Keadilan Sosial Keadilan sosial atau disebut juga social justice adalah sebuah keseimbangan dan juga pembagian yang proporsional antara hak serta kewajiban suatu warga negara dan negara itu sendiri. Dimana hal itu meliputi aspek kehidupan. Artinya, warga negara mempunyai hak serta kewajiban atas negaranya. Begitu juga negara, mereka juga mempunyai hak serta kewajiban atas warganya. Hak dan kewajiban tersebut mempunyai porsi yang seimbang. Sehingga akan menghasilkan output yang seimbang juga. Kemajemukan atau keberagaman tentu akan terjadi di dalam masyarakat. Terlebih di dalam suatu negara yang memiliki berjuta warga negara. Dimana mereka berasal dari berbagai kelompok yang berbeda-beda. Jadi, yang dimaksud dengan pluralisme yaitu suatu sikap menerima dan mengakui secara tulis bahwa masyarakat yang ada di sebuah negara itu bersifat majemuk atau beragam. Hal ini bisa menjadi faktor terwujudnya masyarakat yang multikultural. Mulai dari kebudayaan, nilai, adat istiadat, norma, dan juga bahasa, suku agama, serat etnis. Sebagai anggota masyarakat madani, seperti halnya masyarakat Indonesia. Kita memiliki beragam bahasa, suku, agama, budaya, etnis, dan lainnya. Tentu sikap pluralisme harus kita miliki dan juga berkeyakinan bahwa sebuah kemajemukan akan memberikan nilai positif yang berasal dari Tuhan. 7. Partisipasi Sosial Untuk menjalin hubungan serta kerjasama antara kelompok maupun individu, kita perlu berpartisipasi dalam lingkungan sosial. Hal ini bertujuan untuk mencapai dan mewujudkan tujuan tertentu. Dengan adanya partisipasi sosial yang bersih, maka itu adalah awal dari terciptanya masyarakat madani. Hal tersebut dapat terjadi jika ada nuansa yang bisa membuat hak serta kewajiban individu terjaga dengan sangat baik. Itu artinya, masyarakat madani perlu menyeimbangkan antara hak serta kewajibannya. Sehingga akan tercipta keadilan sosial seperti yang sudah disebutkan di atas. Karakteristik Masyarakat Madani Selain memiliki ciri khas, masyarakat madani juga memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dengan masyarakat pada umumnya. Berikut adalah beberapa karakteristik dari masyarakat madani yang perlu kamu pahami. 1. Integrasi antar individu dan kelompok terjalin secara eksklusif ke dalam masyarakat dengan melalui aliansi sosial dan juga kontrak sosial. 2. Kekuasaan yang ada di dalam masyarakat madani bersifat menyebar. Sehingga kepentingan yang sifatnya mendominasi bisa dikurangi dengan adanya kekuatan alternatif. 3. Adanya program pembangunan yang didominasi oleh negara atau pihak pemerintah dan juga program pembangunan lain yang didominasi oleh masyarakat itu sendiri. 4. Dilengkapi dengan akses hubungan antara kepentingan individu dan juga negara. Sebab, anggota organisasi relawan bisa memberikan masukan kepada keputusan yang diambil oleh pemerintah. 5. Maju dan berkembangnya kreativitas yang awalnya terhambat oleh rezim totaliter. 6. Terciptanya loyalitas atau kesetiaan serta kepercayaan. Sehingga setiap individu mengakui keterikatannya dengan individu lain dan mereka tidak memprioritaskan kepentingan sendiri. 7. Terdapat pembebasan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan dari lembaga sosial dengan berbagai macam perspektif. 8. Memiliki kepercayaan dan keimanan kepada Tuhan. Itu artinya mereka adalah masyarakat yang memiliki agama dan mengakui keberadaan Tuhan. Selain itu, mereka juga menempatkan hukum Tuhan sebagai pondasi dalam mengatur kehidupan. 9. Hidup damai dan tentram. Sebab, semua orang yang ada di masyarakat madani baik itu secara kelompok maupun individu sangat menghormati dan menghargai pihak lain. 10. Saling tolong menolong tanpa mencampuri urusan internal seseorang yang bisa saja mengurangi kebebasan mereka. 11. Toleransi, itu artinya mereka tidak akan mencampuri urusan orang lain yang sudah memiliki kebebasan sebagai manusia. Mereka juga tidak akan merasa terganggu dengan pihak lain yang memiliki latar belakang yang berbeda. 12. Terciptanya keseimbangan antara hak serta kewajiban. 13. Memiliki peradaban yang tinggi. Itu artinya mereka mempunyai kecintaan terhadap ilmu pengetahuan dan menggunakan serta memanfaatkan ilmu tersebut untuk masa depan. 14. Memiliki akhlak yang mulia. Sejarah Masyarakat Madani Berbagai jenis usaha telah dilakukan guna menciptakan dan mewujudkan masyarakat madani. Baik itu untuk jangka pendek atau untuk jangka waktu yang panjang. Untuk mewujudkan masyarakat madani dalam jangka waktu yang pendek, maka perlu dilaksanakan dengan memilih seorang pemimpin yang bisa dipercaya. Kemudian, masyarakat juga perlu menempatkan seorang pemimpin yang bisa diterima dengan baik serta bisa memimpin dengan bijaksana. Apabila dicari akar sejarah masyarakat madani, maka bisa dilihat jika dalam masyarakat Yunani Kuno, hal ini sudah ada. Di dalam Raharjo 1997, mengungkapkan bahwa istilah civil society telah ada sejak dahulu kala sebelum masehi. Seseorang yang pertama kali mencetuskan istilah civil society adalah Cicero, yaitu seorang orator dari Yunani Kuno. Menurut Cicero, civil society merupakan sebuah komunitas politik yang memiliki adab yang baik. Hal tersebut biasanya dicontohkan oleh masyarakat yang tinggal di kota. Dimana mereka memiliki kode hukum sendiri. Dengan adanya kewarganegaraan serta budaya kota, maka istilah kota tidak hanya sekadar konsentrasi penduduk saja. Namun juga sebagai pusat kebudayaan dan peradaban. Selain itu, istilah masyarakat madani tak hanya mengacu pada istilah civil society. Akan tetapi juga berdasarkan pada konsep kota Madinah yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, masyarakat madani juga mengacu pada konsep masyarakat yang beradab atau tamadun. Serta konsep lain yang dikenalkan oleh filsuf Al Farabi yaitu konsep Madinah sebagai Negara Utama. Menurut seroang peneliti di Lembaga Pengemabngan Pesantren dan Studi Islam, Dr. Ahmad Hatta, piagam madinah merupakan sebuah dokumen penting yang bisa membuktikan bahwa masyarakat madani di zaman dulu sangatlah maju. Selain itu, beliau juga menegaskan bahwa kejelasan hukum serta konstitusi yang ada di dalam masyarakat. Bahkan jika menilik pendapat dari Hamidullah 1958 dalam bukunya First Written Constitutions In The World, piagam madinah merupakan sebuah konstitusi tertulis pertama di dalam sejarah manusia. Konstitusi tersebut secara mengejutkan ternyata berisi mengenai aturan tentang hak-hak sipil yang sekarang ini banyak diributkan. Hak-hak sipil ini kini dikenal sebagai HAM atau hak asasi manusia. Hal ini muncul jauh sebelum Deklarasi Universal PBB, Revolusi Perancis, dan juga Deklarasi Kemerdekaan Amerika dikumandangkan. Demikian penjelasan mengenai masyarakat madani yang bisa penulis berikan. Dari semua penjelasan di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa masyarakat madani sebenarnya adalah konsep masyarakat yang kita butuhkan saat ini. Terlebih di Indonesia yang memiliki beragam perbedaan. Mulai dari suku, ras, agama, nilai, moral, dan lainnya. Dengan terciptanya masyarakat madani, tentu kita akan terhindar dari konflik-konflik yang muncul karena adanya perbedaan yang tidak dihargai dan dihormati. Misalnya saja ketika pemilu, pasti akan banyak konflik yang muncul karena perbedaan politik. Antara individu dan kelompok bisa saling membenci hanya karena mereka memiliki pilihan yang berbeda. Nah, jika kita memiliki sifat dan konsep sosial yang mirip dengan masyarakat madani. Maka konflik semacam itu pasti bisa kita hindari bahkan bisa dihilangkan. Bagaimana menurut kamu? Apakah konsep masyarakat madani sudah kamu terapkan di kehidupan sehari-hari? Baca juga artikel terkait “Pengertian Masyarakat Madani” Pengertian Perubahan Sosial Pengertian Integrasi Sosial Contoh Masalah Sosial di Indonesia Pengertian Interaksi Sosial Pengertian Lembaga Sosial Pengertian Struktur Sosial Daftar Suku Bangsa di Indonesia Pengertian Diferensiasi Sosial ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
Pembahasan Toleransi beragama antara Hindu dengan Budha telah terjalin di Kerajaan Mataram Kuno. Sepeninggal Rakai Panangkaran, Mataram terpecah menjadi 2 yaitu Mataram bercorak Budha dan Mataram bercorak Hindu. Melalui pernikahan santara Pramodhawardani dari wangsa Syailendra yang beragama Budha dengan Rakai Pikatan dari Wangsa Sanjaya yang
FungsiKepolisian adalah salah satu fungsi pemerintahan negara di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Pasal 3 (1) Pengemban fungsi kepolisian adalah Kepolisian Negara Republik Indonesia yang dibantu oleh : a. kepolisian khusus; b.
Sikapmenjunjung tinggi norma hukum amtara lain - 8715801 risma437 risma437 04.12.2016 PPKn Sekolah Menengah Pertama terjawab Profesi berikut yang pekerjaannya menjaga keamanan lingkungan adalah makalah sejarah kebankitan nasional Sebutkan prinsip tata urutan perundang-undang.