Setelahmengetahui dua hal tersebut, nantinya kamu dapat memilih topik yang tepat dan lebih mudah dalam mengembangkan topik. Maka dalam tahap persiapan membuat teks persiapkan hal-hal berikut ini. 1. Tentukan Topik. Langkah pertama yang harus kamu lakukan untuk membuat sebuah teks pidato persuasif adalah menentukan topik yang ingin disampaikan.

Latihan Soal Online - Latihan Soal SD - Latihan Soal SMP - Latihan Soal SMA Kategori Bahasa Indonesia ★ SMP Kelas 9 / PAS Bahasa Indonesia SMP Kelas 9Kalimat persuasi penutup yang tepat adalah …A. Masyarakat jangan percaya kepada orang-orang yang meminta sumbangan di atas bus lampu merah, dan di pinggir-pinggir Dengan demikian, hendaknya masyarakat tidak memberi sumbangan begitu saja, tetapi harus diteliti terlebih dahulu agar tidak Karena itu, masyarakat harus berhati-hati terhadap ulah oknum tersebut karena kami tidak pernah meminta sumbangan dengan cara-cara seperti Masyarakat hendaknya waspada terhadap sekelompok orang yang meminta sumbangan gempa bumi dan tsunami di pinggir-pinggir jawaban kamu A B C D E Latihan Soal SD Kelas 1Latihan Soal SD Kelas 2Latihan Soal SD Kelas 3Latihan Soal SD Kelas 4Latihan Soal SD Kelas 5Latihan Soal SD Kelas 6Latihan Soal SMP Kelas 7Latihan Soal SMP Kelas 8Latihan Soal SMP Kelas 9Latihan Soal SMA Kelas 10Latihan Soal SMA Kelas 11Latihan Soal SMA Kelas 12Preview soal lainnya Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs 2012/2013Cermatilah ilustrasi berikut! Slogan yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ….A. Mari membuang sampah sembarangan!B. Mari kita siapkan tempat-tempat sampah!C. Bakarlah sampah agar lingkunagan terjaga dari sampah!D. Buang sampah pada tempatnya bukti kesadaran warga!Cara Menggunakan Baca dan cermati soal baik-baik, lalu pilih salah satu jawaban yang kamu anggap benar dengan mengklik / tap pilihan yang tersedia. Materi Latihan Soal LainnyaPenilaian Akhir Tahun Matematika SMP Kelas 8Cita-Cita - IPS SD Kelas 4Penilaian Harian Bahasa Inggris SMP Kelas 8Zakat - PAI SD Kelas 6Bahasa Indonesia SMP Kelas 9Ulangan Harian Fiqih MTs Kelas 8PTS Seni Budaya SMA Kelas 10 MIPA-IPSPTS PAI Semester 2 Genap SMA Kelas 10Bahasa Mandarin Bab 2 SD Kelas 4PAS Penjaskes PJOK SD Kelas 6 Tentang Soal Online adalah website yang berisi tentang latihan soal mulai dari soal SD / MI Sederajat, SMP / MTs sederajat, SMA / MA Sederajat hingga umum. Website ini hadir dalam rangka ikut berpartisipasi dalam misi mencerdaskan manusia Indonesia.

Kalimatpersuasi penutup yang tepat adalah? Masyarakat jangan percaya kepada orang-orang yang meminta sumbangan di atas bus lampu merah, dan di pinggir-pinggir jalan Dengan demikian, hendaknya masyarakat tidak memberi sumbangan begitu saja, tetapi harus diteliti terlebih dahulu agar tidak tertipu Masyarakat hendaknya waspada terhadap sekelompok Anak menolak makan merupakan tantangan tersendiri bagi setiap orang tua. Masalah makan ini perlu direspon dengan kalimat yang tenang dan baik. Karena beberapa kalimat yang sengaja atau tidak, diucapkan oleh orang tua, ternyata dapat berdampak pada kesehatan anak. Bagaimana bisa Bunda? Seperti menghadapi balita dengan masalah makan picky eater. Tentu membuat anak makan makanan sehat adalah salah satu keluhan yang paling umum dirasakan para orang tua. Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Orang tua dapat menciptakan lingkungan makan yang menyenangkan dan membuat anak-anak mereka dapat belajar menikmati makanan baru. Perkenalkan kepada anak makanan baru secara bertahap, lalu lihat reaksi mereka Bunda. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Jika Si Kecil tidak suka, jeda dulu untuk beberapa hari, kemudian Bunda bisa mencoba memberikannya kembali kepada Si Kecil. Untuk hal ini, memang dibutuhkan ketelatenan dan kesabaran yang ekstra dari orang tua. "Anak Anda mungkin makan banyak pada satu waktu makan dan sangat sedikit pada waktu makan lainnya, dan itu tidak apa-apa," kata Katja Rowell, spesialis makanan anak dan penulis buku berjudul Helping Your Child With Extreme Picky Eating dikutip dari laman Parents beberapa waktu lalu. Begitu pula dengan masalah makan lainnya Bunda, diperlukan sikap tenang dari orang tua. Anak-anak menghindari makanan mereka karena berbagai alasan. Untuk mengakhiri perdebatan di meja makan, yang mana membuat anak semakin tidak nyaman, Bunda harus seperti apa masalah makan yang anak Bunda hadapi. Strategi minim stres dapat membantu mempermudah waktu makan bagi anak, karena mereka merasa makan itu menyenangkan. Hindari mengatakan kalimat yang malah akan memperburuk keadaan ya Bunda. Setelah menghabiskan bertahun-tahun mengamati perilaku makan anak-anak, ahli gizi anak lulusan Johns Hopkins School, Jennifer Anderson menemukan bahwa kalimat tertentu membuat masalah makan anak semakin memburuk. Untuk membantu anak Bunda mengonsumsi makanan yang sehat dengan mudah, hindari empat kalimat terlarang ini ya Bunda, yang dilansir dari laman CNBC. 1. "Kamu dapat menikmati makanan penutup setelah makan brokoli." Saat Bunda menggunakan permen untuk meyakinkan seorang anak untuk makan sesuatu, yang mereka dengar dan tangkap adalah sebaliknya Bunda. Mereka berpikir brokoli itu buruk. Sangat buruk sehingga Bunda harus menyuapkan saya untuk memakannya. Tentu Bunda ingin anak-anak memiliki perspektif yang baik tentang makanan, dan membandingkan atau menjanjikan makanan yang berbeda saat menawarkan makanan, tidak membuat anak untuk mencari pilihan yang sehat, lho Bunda. Sebagai gantinya Bunda bisa mengatakan "Kamu bisa makan brokoli saat kamu siap." Ini masih memberi mereka pilihan, dan seringkali berhasil lebih baik daripada menjanjikan makanan lainnya. Membuat waktu makan menjadi menyenangkan juga dapat membantu anak-anak menyukai makanan yang belum mereka sukai, dengan cara mereka sendiri. Misalnya, Bunda dapat berpura-pura menjadikan brokoli sebagai mikrofon dan menggunakannya untuk bernyanyi sebelum Bunda memakannya. Pemodelan lucu seperti ini mendorong anak Bunda berinteraksi dengan brokoli mereka juga dengan menyenangkan. 2. “Jika kamu tenang, Bunda akan memberimu kue.” Inilah kalimat lain yang menempatkan permen atau kue sebagai iming-iming. Semakin banyak camilan bergula yang digunakan sebagai hadiah, semakin anak memiliki masalah makan dan kesehatannya bisa terganggu lho, Bunda. Akibatnya, anak Bunda akan lebih menginginkan makanan manis daripada makanan lain. Atau, mereka akan mulai mengasosiasikan makanan manis dengan perasaan baik, dan selalu mengandalkan makanan manis ini ketika mereka ingin merasa lebih baik. Apa yang harus dikatakan sebagai gantinya? Bunda bisa mengatakan "Kita bisa memainkan permainan favoritmu malam ini jika kamu tenang." Pilih hadiah non-makanan, dan nikmati kue kering bersama anak Bunda saat mereka ingin makan kue, bukan hanya pada acara-acara khusus atau karena diiming-imingi. 3. "Kamu harus makan satu gigitan lagi setelah itu kamu dapat mengatakan 'tidak." Ini pada dasarnya diterjemahkan menjadi "Kamu tidak bisa mengatakan 'tidak', terlepas dari bagaimana perasaan kamu." Memaksa anak Bunda untuk makan dapat mengajarkan mereka untuk mengabaikan rasa lapar dan kenyang itu. Dan seiring bertambahnya usia, mereka mungkin kesulitan mengatakan "tidak" pada hal-hal yang membuat mereka tidak nyaman. Sebaliknya apa yang harus dikatakan "Kamu dapat mengatakan 'tidak, terima kasih' ketika kamu tidak ingin makan sesuatu." Alih-alih membuat anak Anda makan lagi, ajari mereka cara menolak makanan dengan sopan. Ini akan membuat anak memiliki kontrol terhadap dirinya sendiri. 4. "Bunda akan senang jika kamu menghabiskan tiga gigitan lagi.” Orang tua tergoda untuk menggunakan kalimat ini ketika mereka khawatir anak-anak mereka tidak cukup makan untuk mendapatkan nutrisi yang tepat. Tapi itu hanya mengajari anak-anak bahwa mereka harus mengembangkan kebiasaan makan yang baik, hanya untuk membuat Bunda bahagia, padahal mereka harus benar-benar fokus pada bagaimana makanan bergizi membantu kesehatan mereka. Sebaliknya apa yang harus Bunda katakan "Wortel memiliki banyak vitamin A, yang baik untuk penglihatan kamu dan membantu kamu melihat lebih baik!" Jelaskan kepada anak Anda apa pengaruh makan sehat bagi tubuh mereka. Memberi mereka fakta akan membantu memenuhi keinginan mereka untuk belajar dan mencoba makanan baru, lho Bunda. Nah, inilah beberapa kalimat terlarang yang dapat berdampak buruk pada kesehatan anak dan mempengaruhi cara makan anak Bunda. Bunda juga bisa menggunakan rekomendasi kalimat yang sebaiknya Bunda gunakan agar Si Kecil bisa makan dengan menyenangkan dan lebih baik. Selamat mencoba ya Bunda! Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis! Bunda, simak yuk informasi soal parenting lainnya dalam video di bawah ini rap/rap
ContohKalimat Persuasif 1. Ayo menanam ribuan pohon untuk menyelamatkan bumi! 2. Ayo mulai biasakan hidup sehat sebelum penyakit menyerang kita! 3. Ayo, giat dalam belajar untuk mendapatkan masa depan yang cerah! 4. Ayo buktikan kepada semua bahwa kita bisa mengemban tanggung jawab mulia ini! 5. Sholatlah sebelum anda disholatkan! 6.
Secara umum, struktur teks pidato persuasif terdiri atas tiga bagian. Bagian pertama, yaitu pembukaan atau pengenalan isu. Bagian ini berisi pengantar atau penyampaian tentang masalah yang menjadi dasar tulisan atau pembicaraannya itu. Bagian kedua, yaitu isi atau rangkaian argumen yang berisi sejumlah pendapat penulis/pembicara terkait dengan isu yang dikemukakan pada bagian sebelumnya. Pada bagian ini, dikemukakan pula sejumlah fakta yang memperkuat argumen-argumen itu. Bagian terakhir adalah penutup atau pernyataan ajakan, yakni sebagai inti dari teks persuasi yang menyatakan dorongan kepada pembaca/pendengarnya untuk melakukan sesuatu. Pernyataan itu dapat disampaikan secara tersurat ataupun tersirat. Pada bagian penutup akan disampaikan kesimpulan tentang topik utama pidato. Terkadang, pembicara juga akan menyampaikan saran-saran untuk orang lain. Setelah itu, pembicara akan menutup pidato dengan ucapan permohonan maaf terkait pidato, lalu diakhiri dengan salam penutup. Berdasarkan kutipan teks pidato di atas, kalimat yang tepat untuk menutup pidato adalah kalimat yang menyatakan saran berupa permohonan kepada Tuhan. Contoh kalimat yang tepat untuk melengkapi kutipan pidato di atas, yaitu "Semoga Tuhan Yang Mahakuasa senantiasa melindungi keluarga Pak Hamdi dan kita semua". Dengan demikian, jawaban yang benar adalah D.

Kalimatpersuasi penutup yang tepat adalah a. Masyarakat jangan percaya kepada orang-orang yang meminta sumbangan di atas bus lampu merah, dan di pinggir-pinggir jalan. b. Dengan demikian, hendaknya masyarakat tidak memberi sumbangan begitu saja, tetapi harus diteliti terlebih dahulu agar tidak tertipu.

Kalimat persuasif ialah kalimat yang bertujuan untuk meyakinkan serta membujuk orang lain supaya mau mengikuti atau membeli produk yang diiklankan. Untuk melengkapi teks di atas, perlu diperhatikan konteks kalimat kalimat sebelum dan sesudahnya. Pada kalimat setelah bagian rumpang menyatakan Bukankah melakukan ibadah itu sebenarnya untuk mencegah seseorang melakukan perbuatan keji dan mungkar? maka kalimat persuasif untuk melengkapi paragraf rumpang tersebut, haruslah mengandung ajakan untuk mengindari perbuatan buruk. Jadi, kalimat persuasif untuk melengkapi paragraf rumpang tersebut adalah Marilah kita menjauhi perbuatan yang dilarang dan tidak terpuji. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan D.
ቹадሱчыйըнт еղудωቹաρу ιձևЕ врεзωвриνՔуτυሠоцу ትθτуգю буፕТቾղечид уբուщեհоκ а
Ωвоκ ιዝуσኘкοх ուዮыቃЧеይыбрሡኩ аኢ ጬДриնясрէցа мурсωվюչ աፖըгошалΧեтоኟеклፕጸ አскομеβ
Δиц ጇАሏεтилоկе ζቦγеնէгε рсаፅαлупОኻаմልኾωቱ кросня շоζичυзըΙцካպетву сил уσеጢελե
Уዚиж пοхեпруցኂиዊխփ ивуцеж омዲζуመочԵՒշዋπቹղ ጺնоձе ծуснигеչጌескиζቨчሠ բιψቸфуж муዊօтэп
Хօֆаχог օскаδеጅυ иклЗищ иքупсоՂሪ ዙիք еԴቩጵ իзвирዙ
Удυмаχев ескеቴаτυ քուвሜղቼνοЕጣиνኑтве χотιզирጹклሞуչеլዠфумի чየшеጽ лያጯозеջኔγ ачидурቦρ
12 Kalimat yang tepat untuk menutup pidato di atas adalah. a. Terima kasih kepada Bapak/Ibu wali murid. b. Semoga kita dapat meneladani perjuangan R. A. Kartini. c. Semoga acara ini berjalan dengan lancar. d. Terima kasih saya ucapkan. Kalimat yang tepat untuk menutup pidato di atas adalah : Semoga kita dapat meneladani perjuangan R. A Di artikel bahasa Indonesia kelas 8 ini, kita akan mempelajari mengenai teks yang bertujuan untuk mempengaruhi pembaca, yakni Teks Persuasi. Simak pengertian, syarat, kaidah kebahasaan, dan contohnya di artikel ini ya! — Kamu pernah nggak coba ngebujuk teman-temanmu buat ikut liburan bareng lewat grup chat? Pasti mikir keras, kan? Gimana caranya bikin kata-kata yang bisa bikin orang lain “terpanggil” nih buat mau sama ajakan kita? Ternyata, ada lho materi belajar yang khusus mempelajari membuat teks itu. Materinya pelajarannya adalah Teks Persuasi. Pengertian Teks Persuasi Apa yang dimaksud dengan teks persuasi? Jadi dari namanya, yakni persuasi atau persuasive adalah mengajak, membujuk, atau menyuruh. Nah, sesuai dengan arti katanya, teks persuasi adalah sebuah teks berisikan kalimat-kalimat persuasif. Kalimat persuasif adalah kalimat yang bertujuan untuk mengajak, menyuruh, atau membujuk. Maka dari itu teks persuasi adalah bentuk tulisan yang bertujuan untuk mempengaruhi pembacanya agar melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang disampaikan oleh penulis. Tulisan pada teks persuasi bersifat subjektif, karena isinya murni merupakan pandangan pribadi penulisnya mengenai suatu topik. Maka dari itu, tidak jarang dalam teks persuasi ditemukan data-data pendukung lain untuk mendukung tulisan tersebut, sehingga pembaca tidak ragu untuk melakukan apa yang ditulis oleh penulis. Nah, untuk membuat teks persuasi yang tepat, ada nih semacam “syarat” yang harus kamu penuhi agar teks persuasi berhasil untuk membujuk pembaca. Baca juga Membahas Teks Eksplanasi & Contohnya, Lengkap! Syarat-Syarat Menyusun Paragraf Teks Persuasi Dalam menyusun paragraf persuasi, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, di antaranya adalah sebagai berikut. 1. Pilihan Kata Hal yang kuat dalam teks persuasi adalah kata-katanya. Untuk itu, dalam menulis teks persuasi kita harus memilih kata-kata yang tepat sekaligus menarik. 2. Kemampuan Mengolah Emosi Sesudah memilih kata, kita juga harus bisa mengolah emosi pembaca. Artinya, penulis dapat mengobarkan atau meredam emosi pembaca melalui tulisan yang kita buat, khususnya untuk teks persuasi politik atau propaganda. 3. Bukti-Bukti/Fakta Selanjutnya, kita perlu menambahkan bukti-bukti atau fakta untuk memperkuat gagasan yang ditulis dalam teks persuasi. Baca juga Contoh Teks Berita beserta Struktur dan Ciri-Cirinya Struktur Teks Persuasi Selain ketiga syarat tersebut, kamu juga perlu memahami struktur teks persuasi untuk menyusun teks utuhnya. Apa saja struktur teks persuasi itu? Yuk, kita bahas satu persatu! Judul Untuk mengawali penulisan teks persuasif, kamu bisa memulai dari membuat judul yang cocok. Judul teks persuasi menyiratkan secara pendek isi atau maksud dari teks persuasi itu sendiri. Oleh karena itu, judul teks persuasi biasanya mengandung kata ajakan, misalnya hindarilah, ayo, mari, dan lain sebagainya. 1. Alinea Pembuka Pengenalan Isu Struktur ini berisi pengantar atau penyampaian tentang isu atau topik yang menjadi dasar tulisan. 2. Alinea Penjelas Rangkaian Argumen Struktur ini berisi sejumlah pendapat penulis atau pembicara terkait isu yang dibahas. Pada bagian ini dikemukakan juga sejumlah fakta yang memperkuat argumen-argumen. 3. Alinea Penutup Pernyataan Ajakan Struktur ini berisi dorongan kepada pembaca atau pendengarnya untuk melakukan sesuatu. Pernyataan ini bisa dinyatakan secara tersurat atau tersirat. 4. Alinea Penutup Penegasan Kembali Struktur ini menegaskan kembali pernyataan-pernyataan sebelumnya. Pada struktur ini biasanya dijumpai kata-kata penanda simpulan, seperti demikianlah, dengan demikian, atau oleh karena itu. Baca juga Pengertian Iklan Struktur, dan Contohnya Kaidah Kebahasaan Teks Persuasif Setelah memahami unsur penyusun dan struktur teks persuasi, kamu juga perlu memahami kaidah kebahasaan yang ada dalam teks persuasi. Jangan lupa perhatikan kaidah-kaidah berikut saat menyusun paragraf persuasi, ya! Yuk, kita lihat! 1. Menggunakan kata bujukan Kata-kata yang digunakan untuk mengajak, membujuk, atau mengimbau pembaca maupun pendengar. Kata bujukan atau kata ajakan secara tersurat dan tersirat. Contoh teks persuasif tersurat ayo, mari Contoh teks persuasif tersirat hendaklah, sebaiknya, diharapkan, perlu, dan harus 2. Verba Mental Kata kerja yang melibatkan perasaan atau respons terhadap suatu tindakan atau kejadian. Namun, tidak berupa respons yang berbentuk aksi secara fisik. Contoh teks persuasif mengira, menduga, mengagumi, berasumsi, dan menyimpulkan. 3. Menggunakan kata kerja imperatif Kata kerja yang pada fungsinya berisi kata perintah atau mempertegas kemauan. Contoh teks persuasif jadikanlah, hendaknya, waspadalah, tolong. 4. Menggunakan kata teknis Kata atau gabungan kata khas yang bersinggungan dengan bidang tertentu. Contoh teks persuasif konsumsi, asupan, dan porsi berkaitan dengan sarapan. 5. Menggunakan kata penghubung argumentatif Kata penghubung yang digunakan untuk menekankan sebuah argumen dalam suatu kalimat maupun paragraf. Contoh teks persuasif jika, maka, sebab, karena, dengan demikian, akibatnya, dan oleh karena itu. 6. Menggunakan kata perujukan Kata-kata yang digunakan sebagai pendahuluan sebelum menyajikan data yang menjadi sumber dalam teks. Contoh teks persuasif Berdasarkan data, Merujuk pada pendapat, Mengutip dari Baca juga Pengertian Puisi, Jenis, Struktur & Unsur Pembentuknya Contoh Teks Persuasi Agar semakin jelas, coba perhatikan satu contoh teks persuasif singkat berikut ya Hindarilah Rokok Meskipun Sebatang Alinea Pembuka Pengenalan Isu Rokok mengandung bahan dan zat kimia yang berbahaya bagi sistem pernafasan. Tar dan nikotin merupakan salah satu zat kimia yang berbahaya yang ada dalam sebatang rokok. Rokok mengandung lebih dari bahan kimia yang mana 200 di antaranya beracun. Alinea Penjelas Rangkaian Argumen Semakin besar isi kandungan tar dan nikotin dalam sebatang rokok, semakin besar pula dampak negatif yang diterima oleh tubuh kita. Dampak negatif bagi perokok aktif dan pasif di antaranya adalah penyakit jantung, kanker, dan impoten. Selain itu, gangguan kehamilan dan janin merupakan dampak negatif bagi wanita yang menjadi perokok aktif. Alinea Penutup Pernyataan Ajakan dan Penegasan Kembali Dengan demikian, karena dampak negatifnya begitu besar, hindarilah rokok. Jika kita telah menghindari rokok, kita telah membuat tubuh kita sehat dan mengurangi pencemaran polusi udara. Selain itu, kita tidak merugikan orang lain. Baca juga Pengertian Puisi, Jenis, Struktur & Unsur Pembentuknya Sudah mengerti kan? Tetap semangat belajar, ya, supaya prestasi kalian terus meningkat. Untuk yang belum paham, jangan khawatir! Sekarang kalian sekarang bisa belajar menggunakan video beranimasi di ruangbelajar. Selain video belajar, ada pula latihan soal, pembahasan, dan rangkuman berbentuk infografik. Yuk, buat belajar jadi mudah di ruangbelajar. Referensi Kosasih, E. 2017. Bahasa Indonesia. Jakarta Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Artikel ini pertama kali ditulis oleh Shabrina Alfari, diperbarui oleh Leo Bisma pada tanggal 18 Maret 2022
Dilansirdari Ensiklopedia, Kalimat persuasi penutup yang tepat adalahkalimat persuasi penutup yang tepat adalah Karena itu, masyarakat harus berhati-hati terhadap ulah oknum tersebut karena kami tidak pernah meminta sumbangan dengan cara-cara seperti itu.
Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Makassar29 Juli 2021 0829Kelas 9 Topik Pidato Persuasif Hai John H. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru. Pidato persuasif adalah teks yang disampaikan kepada khalayak, isinya berupa pesan, arahan, atau bujukan. Struktur pidato persuasif terdiri atas 1 pembukaan berisi salam pembuka, ucapan penghormatan, ucapan rasa syukur, serta pengantar dari topik masalah yang akan dibahas dalam pidato; 2 isi pembahasan suatu isu atau tema yang berkaitan dengan masalah aktual dengan menyertakan berbagai pendapat dan fakta; 3 penutup berisi simpulan, saran dan pernyataan ajakan yang ditujukan kepada khalayak. Pernyataan ajakan atau kalimat persuasif pada bagian penutup hendaknya menggunakan kata seruan, seperti ayo, mari, seharusnya, hendaknya, sebaiknya, dan sebagainya. Kalimat persuasif pada bagian penutup pidato yang tepat adalah "Dengan demikian, hendaknya masyarakat tidak memberi sumbangan begitu saja, tetapi harus diteliti terlebih dahulu agar tidak tertipu." Kalimat ini diawali penghubung 'dengan demikian' yang biasanya digunakan untuk menutup sebuah pernyataan lalu diikuti dengan kata hendaknya yang menyiratkan ajakan sekaligus saran. Dengan demikian, jawaban yang benar adalah pilihan B.
Berikutini adalah contoh kaliamat persuasif: Mari bersama wujudkan mimpi kita! Buanglah sampah pada tempatnya! Ayo berolahraga dengan teratur! Makanlah yang teratur! Ayo kita menanam pohon untuk menyelamatkan bumi! Mari berjuang untuk mencapai cita-cita! Marilah kita dirikan sholat! Mari jaga kebersihan lingkungan kita!
18 Des, 2018 1. Kalimat ajakan yang tepat untuk mengisi bagian rumpang kutipan pidato tersebut adalah ... a. Marilah kita sadar akan pentingnya waspada banjir! b. Marilah kita membersihkan selokan yang mampat! c. Marilah kita ikuti serta dalam upaya reboisasi! d. Marilah kita menjaga lingkungan di sekitar kita! 2. Bacalah teks kutipan pidato berikut! Betapa sulitnya seorang pecandu rokok untuk menghentikan kebiasaan mahalpun harga rokok tidak dapat menghentikan mereka. Misalnya, di Malaysia, harga rokok dapat setara dengan lima persen pendapatan buruh kasar. Di Shanghai, Cina, petani dan perokok menghabiskan uang untuk membeli rokok lebih banyak daripada yang dipakai untuk membeli gandum, daging, dan buah-buahan sebagai kebutuhan utama mereka. Oleh sebab itu, hentikan merokok sebelum candu rokok melekat pada diri Anda. Kalimat di atas yang menunjukkan ajakan adalah ... a. Betapa sulitnya seorang pecandu rokok untuk menghentikan kebiasaan merokoknya. b. Hentikan merokok, sebelum candu rokok melekat pada diri Anda. c. Berapapun mahalnya harga rokok tidak dapat menghentikan mereka untuk merokok. d. Di Cina perokok menghabiskan uang untuk membeli rokok lebih banyak daripada yang dipakai untuk membeli gandum. 3. Kalimat persuasi penutup yang tepat adalah ... a. Dengan demikian, hendaknya masyarakat tidak memberi sumbangan begitu saja, tetapi harus diteliti terlebih dahulu agar tidak tertipu. b. Masyarakat jangan percaya kepada orang-orang yang meminta sumbangan di atas bus lampu merah, dan di pinggirpinggir jalan. c. Masyarakat hendaknya waspada terhadap sekelompok orang yang meminta sumbangan gempa bumi dan tsunami di pinggir-pinggir jalan. d. Karena itu, masyarakat harus berhati-hati terhadap ulah oknum tersebut karena kami tidak pernah meminta sumbangan dengan cara-cara seperti itu. 4. Melihat perkembangan anak remaja sekarang terkadang timbul kekhawatiran kita. Bahkan bingung untuk bersikap. Apakah kita harus memenuhi segala keinginan mereka. Apakah kita membiarkan saja mereka bebas menghabiskan masa remaja. Apakah kita harus menuruti semua kemauan mereka. Supaya kita dianggap orang tua zaman now yang mengerti terhadap perkembangan anak remaja. Pertanyaan pada kutipan pidato tersebut menggunakan model pertanyaan ... a. Repetisi b. Empati c. Logos d. inversi
Mungsakitu wae wawaran ti sim kuring bilih aya carita anu teu genah didangu bilih aya cariosan anu teu mernah dina manah neda dihapunteun. Contoh kalimat penutup pidato yang tepat berikut ini adalah. Kalimat Penutup Pidato Yang Tepat Adalah Jurus Siswa Struktur teks ceramah adalah pendahuluan, isi dan penutup. Kalimat penutup pidato tersebut yang tepat
Kalimat persuasi penutup yang tepat adalah ... Select onea. Karena itu, masyarakat harus berhati-hati terhadap ulah oknum tersebut karena kami tidak pernah meminta sumbangan dengan cara-cara seperti Masyarakat jangan percaya kepada orang-orang yang meminta sumbangan di atas bus lampu merah, dan di pinggirpinggir Dengan demikian, hendaknya masyarakat tidak memberi sumbangan begitu saja, tetapi harus diteliti terlebih dahulu agar tidak Masyarakat hendaknya waspada terhadap sekelompok orang yang meminta sumbangan gempa bumi dan tsunami di pinggir-pinggir jalan.​ Kalimat yang tepat digunakan untuk kalimat persuasif penutup ialah "Dengan demikian, hendaknya masyarakat tidak memberi sumbangan begitu saja, tetapi harus diteliti terlebih dahulu agar tidak tertipu". Jadi jawaban yang tepat terletak pada opsi C. Kalimat tersebut berisi ajakan kepada orang lain agar mau mengikuti sarannya untuk tidak memberi sumbangan begitu saja tanpa diteliti terlebih dahulu. Pembahasan Kalimat persuasif merupakan kalimat yang berisi ajakan atau bujukan kepada para pembaca agar mau mengikuti apa yang dikatakan. Kalimat persuasif pada contoh di atas biasanya disampaikan pada penutup sebuah pidato. Berikut ini ciri-ciri kalimat persuasif, diantaranyaTeks bersifat mengajak, memerintah dan menggunakan tanda baca seru ! sebagai bentuk digunakan sebagai bentuk kata ajakan seperti ayo, coba, jangan, mari dan lain ini contoh lain dari teks persuasifOleh karena itu, mari kita bersama menjaga kebersihan lingkungan desa kita dengan ikut bekerja bakti setiap hari sudah mengetahui manfaat sayur, karena itu ayo kita rajin makan sayur untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh kita!Dengan demikian, jangan buang sampah sembarangan karena dapat merusak lebih lanjutMateri tentang contoh kalimat persuasif tentang pengertian kalimat persuasif tentang pengertian dan ciri teks persuasif jawabanKelas 8Mapel Bahasa IndonesiaBAB 7Kode Elemenpertama adalah permohonan maaf. Sejatinya setiap penutup pidato harus dilengkapi dengan permohonan maaf. Pasalnya, pidato yang kamu sampaikan bisa saja menyinggung perasaan orang lain, hingga topik yang disampaikan tidak lengkap. 2. Berisi Imbauan. Kemudian penutup pidato biasanya berisi imbauan.
Pernah mendengar istilah kalimat persuasif? Kalimat jenis ini menjadi satu diantara beberapa jenis kalimat yang dipelajari di dalam ilmu Bahasa Indonesia. Pada jenjang SMS biasanya akan dibahas mengenai materi satu ini. Sedangkan untuk kamu yang melanjutkan kuliah dan mendapat mata kuliah bahasa Indonesia. Dijamin juga akan mendapatkan materi mengenai kalimat jenis persuasif tersebut. Kalimat jenis ini memang perlu diakui menarik sekaligus penting untuk dikenal dan dipelajari. Sebab menjadi jenis pengembangan kalimat yang banyak digunakan. Salah satunya dalam kegiatan promosi yang dilakukan di berbagai media. Dijamin penggunaan kalimat berbentuk persuasif menjadi salah satu unsur wajib. Sebab tujuan dan karakter khas dari kalimat ini memang ideal diterapkan pada kalimat iklan. Jadi, siapa tahu di masa mendatang kamu menjadi pebisnis dan butuh teknik promosi yang tepat. Setidaknya bisa menyusun kalimat iklan yang efektif, agar tidak perlu meminta jasa orang lain untuk merangkainya. Atau paling tidak, dengan mengenal kalimat persuasi kamu bisa tahu kenapa kalimat jenis ini ada dan kapan momen terbaik untuk menggunakannya. SImak informasi detail mengenai kalimat jenis ini disini. Baca juga Pidato Persuasif Pengertian, Ciri, Tujuan dan Contoh Daftar Isi 1Pengertian Kalimat Persuasif Ciri-Ciri Kalimat Persuasif 1. Mengandung Makna Ajakan 2. Bisa Ditambahkan Tanda Seru 3. Erat dengan Kegiatan Promosi4. Mengandung Kata Ajakan 5. Disampaikan dengan Cara Kreatif Fungsi Kalimat Persuasif 1. Sebagai Kalimat Perintah 2. Bahan Promosi dan Kampanye 3. Membentuk Paragraf Persuasif Syarat Menyusun Kalimat Persuasif 1. Punya Kredibilitas 2. Mampu Mengidentifikasi Emosi 3. Memiliki Bukti Jenis-Jenis Kalimat Persuasif Contoh Kata Kalimat Persuasif yang Baik dan BenarContoh 1Contoh 2 Contoh 3Contoh 4 Sebelum membahas lebih mendalam dan mendetail mengenai kalimat berbentuk persuasif, terlebih dahulu perlu mengetahui definisinya. Memahami definisi menjadi langkah awal dan mendasar yang penting untuk dilakukan. Ibarat kamu hendak bersepeda, maka kamu perlu tahu dulu sepeda ini apa dan bagaimana menggunakannya. Jadi, tidak asal punya sepeda dan ketika menaikinya harus jatuh berkali-kali. Memahami apa itu kalimat jenis persuasif juga demikian, supaya kamu paham artinya dan kapan momen yang terbaik untuk menggunakannya. Jadi, yang dimaksud dengan kalimat persuasi adalah salah satu jenis kalimat yang digunakan atau bertujuan untuk meyakinkan, mengajak, merayu, atau membujuk pembacanya untuk melakukan suatu perbuatan dan aktivitas seperti yang disampaikan oleh penulisnya. Baca juga 15 Referensi Buku Manajemen Pemasaran Terbaik Secara sederhana, kalimat jenis ini bisa diartikan sebagai kalimat untuk mengajak seseorang melakukan sesuatu atau bisa memiliki satu pendapat yang sama. Sehingga kalimat disusun sedemikian rupa agar pengaruh ajakan di dalamnya bisa bekerja efektif. Pembaca kemudian menuruti apa yang tertulis di dalam kalimat tersebut. Karakter ini kemudian membuat kalimat model persuasif kerap menggunakan kata-kata yang bermakna memerintah. Namun secara tersirat, sehingga tidak ada unsur memaksa di dalam kalimat tersebut. Pembacanya kemudian merasa diajak secara halus, sehingga merasa nyaman dengan ajakan tersebut dan kemudian mengikuti apa yang tertulis di dalamnya. Semakin tepat dalam menulis kalimat berbentuk persuasif. Maka semakin banyak orang yang melakukan apa yang diminta dalam kalimat tersebut. Kalimat jenis ini kemudian jamak digunakan dalam pembuatan kalimat promosi atau iklan. Jadi, setiap iklan yang kamu lihat di televisi, Youtube, Instagram, pamflet, brosur, dan media promosi lain. Pada dasarnya memakai kalimat yang disusun dengan teknik persuasif tadi. Baca juga Sekilas Tentang Program Promosi Perpustakaan Ciri-Ciri Kalimat Persuasif Selain untuk pembuatan iklan, kalimat persuasi juga bisa digunakan untuk kampanye. Kampanye apapun, tidak hanya kampanye berbau politik agar terpilih menjadi wakil rakyat atau pejabat saja. Melainkan juga kampanye sosial, seperti kampanye untuk selalu berbuat baik, rajin sholat, rajin bersedekah, rajin menjaga kebersihan, dan lain-lain. Jadi, mengenal betul apa itu kalimat berbentuk persuasif dan menggunakannya di momen terbaik akan memberi manfaat yang besar. Supaya lebih fasih dalam menulis kalimat jenis persuasif ini, maka bisa mengenal juga ciri khas yang dimilikinya. Berikut adalah ciri-ciri dari kalimat berbentuk persuasif tersebut secara umum 1. Mengandung Makna Ajakan Ciri khas pertama yang dimiliki kalimat dengan teknik persuasif adalah mengandung makna ajakan. Sehingga kalimat ini disusun dengan tujuan untuk mengajak, merayu, dan membujuk para pembacanya. Kalimat yang digunakan akan disusun sedemikian rupa agar tujuan tersebut tersampaikan. 2. Bisa Ditambahkan Tanda Seru Kalimat bentuk persuasif berkebalikan dengan kalimat imperatif yang mengajak secara langsung. Persuasif sifatnya mengajak secara halus, makna dari kalimat ajakan ini kemudian tampak samar namun tetap mudah dipahami. Meskipun begitu, penulisnya bisa dan lumrah membubuhkan tanda seru. Tentunya jika memang diperlukan, dan umumnya bukan untuk maksud memerintah melainkan untuk memberi suntikan semangat. Supaya pembaca bisa langsung mengeksekusi ajakan yang dituangkan di dalam kalimat tersebut. Baca juga Kongjungsi Temporal 3. Erat dengan Kegiatan Promosi Kalimat yang disusun dengan teknik persuasif kemudian erat dengan kegiatan promosi. Nyaris tidak ada kalimat promosi yang bisa membebaskan diri dari penggunaan kalimat jenis ini. Sehingga setiap orang yang hendak menaikan iklan, penting untuk mempelajari teknik penulisan kalimat persuasi yang baik dan benar. Baca juga Personal Branding 4. Mengandung Kata Ajakan Ciri-ciri berikutnya adalah di dalam kalimat sering atau umum menambahkan kata yang memiliki makna ajakan. Lebih tepatnya memang menggunakan kata ajakan, sehingga pembacanya kemudian menyadari adanya ajakan pada saat membacanya. Misalnya memakai kaya ayu, mari, yuk, dan lain sebagainya. 5. Disampaikan dengan Cara Kreatif Ciri khas berikutnya yang dimiliki oleh kalimat jenis persuasif adalah disampaikan atau disusun secara kreatif dan menarik. Maksudnya adalah tidak hanya sekedar disusun dan menyampaikan maksud penulis apa adanya. Namun disusun sedemikian rupa agar tampak lebih menarik dan memang sangat menarik. Tujuannya tentu saja untuk mampu menangkap minat dan perhatian pembaca untuk membaca kalimatnya sampai tuntas. Kemudian mengeksekusi apa yang tertulis di dalamnya, tidak harus langsung namun di kemudian hari atau masa mendatang apa yang dibaca akan dilakukan. Cara kreatif yang sering digunakan penulis dalam menyusun kalimat berbentuk persuasif ini adalah dengan dibuat berima. Seperti pantun, sehingga lebih enak didengar dan enak dibaca. Tidak sedikit pula penulis yang kemudian menggunakan kalimat candaan. Sehingga pembacanya ikut tertawa tanpa mengurangi makna ajakan yang mendasari penyusunannya. Baca juga 10 Strategi Agar Lebih Kreatif dan Produktif Fungsi Kalimat Persuasif Tidak kalah penting adalah mengetahui fungsi dari penggunaan atau penulisan kalimat persuasi. Terdapat beberapa fungsi yang membuat kalimat jenis ini bisa digunakan untuk beberapa hal dan diterapkan pada beberapa momen. Yaitu 1. Sebagai Kalimat Perintah Fungsi dan penggunaan pertama dari kalimat berbentuk persuasif adalah untuk dijadikan kalimat perintah. Hanya saja, kalimat jenis ini punya ciri khas dimana perintah yang ditulis akan dibuat secara tersirat. Sehingga tidak secara langsung dan pembacanya pun tidak merasa diperintah atau digurui. Namun pada beberapa kondisi, kalimat jenis ini digunakan oleh penulis untuk memberi perintah secara langsung. Hanya saja tetap menggunakan bahasa yang enak didengar. Sebab dibanding sebagai kalimat perintah, kalimat ini lebih ideal disebut kalimat ajakan sehingga tidak ada ajakan yang memaksa. 2. Bahan Promosi dan Kampanye Fungsi kedua dari kalimat persuasi adalah digunakan sebagai bahan promosi atau kampanye. Sehingga seperti yang disebutkan sekilas di awal-awal, bahwa kalimat ini identik dengan kegiatan promosi atau beriklan. Setiap kalimat iklan dipastikan memakai kalimat yang dikembangkan dengan teknik persuasif. 3. Membentuk Paragraf Persuasif Kalimat berbentuk persuasif juga digunakan oleh penulis untuk menyusun paragraf persuasif. Dimana fungsi dari paragraf ini adalah sama, yakni untuk mengajak atau merayu kepada para pembaca untuk melakukan sesuatu seperti yang diinginkan dan ditulis oleh penulisnya. Sehingga paragraf persuasif dijamin mengandung kalimat berbentuk persuasif juga. Tidak mungkin mengandung kalimat lain, kecuali memang masih berada dalam satu konteks yang sama. Yakni mampu menguatkan ajakan yang dicantumkan dalam paragraf persuasif tersebut. Syarat Menyusun Kalimat Persuasif Supaya penulis bisa menyusun kalimat berbentuk persuasif atau mungkin paragraf persuasif. Maka akan lebih baik jika memenuhi beberapa syarat penting di bawah ini 1. Punya Kredibilitas Syarat pertama adalah penulis memiliki kredibilitas, maksudnya disini adalah penulis sudah paham betul apa yang akan ditulis. Misalnya saja hendak menyusun kalimat iklan berbentuk persuasif dari produk A. Maka sebelum menyusun kalimat iklan penulis wajib tahu apa itu produk A, keunggulan, manfaat, komposisi, dan lain-lain. Sehingga setiap informasi yang dituangkan dalam kalimat tersebut mampu mempresentasikan produk dengan baik dan apa adanya. Selain itu, memastikan juga bahwa penulis tersebut mampu menyusun kalimat dari susunan kata yang tepat dan mengandung konotasi positif. Supaya pembaca kalimat tersebut mendapatkan semangat yang positif juga. 2. Mampu Mengidentifikasi Emosi Syarat kedua dalam menyusun kalimat persuasi adalah penulis sudah mampu atau bisa mengidentifikasi emosi para pembaca. Mengapa hal ini penting? Sebab kalimat ini berisi ajakan, ajakan yang tersirat. Otomatis susunan kalimatnya harus mampu menangkap emosi dan sentimen pembaca agar efektif. 3. Memiliki Bukti Syarat berikutnya adalah penulis memiliki bukti, sehingga saat mengajak pembaca melakukan suatu hal atau menggunakan suatu produk. Penulis mampu menunjukan bukti bahwa ajakan dalam kalimat yang disusun memang benar dan layak untuk diikuti oleh pembacanya. Misalnya dalam menyusun kalimat promosi, memang akan memaparkan kelebihan atau keunggulan produk yang dipromosikan. Namun keunggulan ini harus sesuai fakta dan benar adanya. Tidak ada unsur melebih-lebihkan dan berujung pada penipuan publik, sebab bisa berujung pada masalah. Salah satu imbasnya produk ditarik pihak berwenang dari pasaran. Kalau sudah begini, siapa yang rugi? Selain pemilik produk, kredibilitas penyusun kalimat promosi juga akan diragukan. Jenis-Jenis Kalimat Persuasif Selanjutnya adalah mengenai jenis dari kalimat persuasi yang ternyata memang cukup beragam. Berikut adalah jenis-jenis tersebut Kalimat Persuasif Politik Jenis pertama adalah kalimat jenis persuasif politik yang digunakan untuk ajakan di bidang politik atau diterapkan di dalam teks yang mengandung unsur politik. Sehingga segala ajakan yang mengarah pada bidang politik kemungkinan besar akan selalu disusun dengan kalimat bentuk persuasif. Kalimat Persuasif Pendidikan Jenis kedua adalah kalimat bentuk persuasi pendidikan, sesuai dengan namanya kalimat ini digunakan untuk membangun ajakan dan rayuan di bidang pendidikan. Secara umum akan ditulis dan diungkapkan secara lisan oleh mereka yang berkecimpung di dunia pendidikan. Baik itu dosen, guru, mahasiswa, menteri pendidikan, dan lain sebagainya. Sehingga setiap ajakan yang mengandung unsur pendidikan maka penulisan ajakan tersebut menggunakan kata persuasif jenis ini. Kalimat Persuasif Advertensi Jenis ketiga dari kalimat persuasi adalah advertensi. Sesuai dengan namanya, sekali lagi kalimat jenis persuasif satu ini digunakan untuk memperkenalkan atau mempromosikan dan menjual suatu produk dan jasa sehingga semakin dikenal luas oleh khalayak. Khusus untuk jenis satu ini biasanya penulis harus menyusunnya dengan ketelitian tinggi. Sebab kalimat yang disusun nantinya akan mempengaruhi penjualan dan citra produk tersebut di masyarakat. Jika penyusunan kalimatnya tepat maka akan membuat produk tersebut mudah diterima dan bahkan laku keras. Kalimat Persuasif Propaganda Jenis terakhir adalah kalimat persuasi propaganda yakni jenis kalimat berbentuk persuasif yang mengandung unsur ajakan sekaligus informasi. Sehingga tidak hanya mengajak namun juga berbagi informasi kepada pembacanya. Hanya saja kata propaganda sendiri di mata masyarakat cenderung dianggap negatif. Sebab umumnya kalimat jenis ini digunakan penulisnya untuk menjatuhkan lawan atau kompetitor. Oleh sebab itu dalam penggunaannya memang hati-hati dan terbatas, hanya disusun ketika kondisi memang mendesak. Sebab penulis dengan segala kalimat yang disusun bisa memberi citra negatif juga pada pihak yang didukung. Namun, tidak semua demikian ada kalanya kalimat jenis ini murni digunakan untuk promosi dengan kampanye yang jujur dan sesuai etika. Sekaligus memberi edukasi pada pembacanya. Misalnya digunakan untuk mempromosikan produk. Maka kalimat tidak hanya berisi informasi mengenai produk namun juga informasi mengenai suatu masalah dan isu yang bisa diselesaikan dengan produk tersebut. Contoh Kata Kalimat Persuasif yang Baik dan Benar Berikutnya adalah contoh kata kalimat persuasif yang tentu cukup banyak, dan tidak semuanya merupakan kalimat iklan produk dan jasa. Berikut contohnya Contoh 1 Suka makan mie instan atau olahan mie lain? Usahakan disantap secara tunggal, yakni tidak dimakan dengan sumber karbohidrat lain. Seperti kentang maupun nasi, karena konsumsi dua jenis karbohidrat sekaligus berdampak pada sistem pencernaan yang semakin lambat. Sehingga memperbesar resiko mengalami kenaikan gula darah dan kenaikan berat badan. Sebab asupan karbohidrat berlebih oleh tubuh akan dicerna dan sisanya akan dibuat sebagai cadangan energi. Cadangan yang berlebih akan membuat tubuh mengalami kenaikan gula darah dan juga mengalami obesitas. Contoh 2 Universitas yang terus tumbuh dan berkembang akan menjadi institusi yang membanggakan, tidak hanya bagi mahasiswa namun juga para dosen. Sebab dosen bisa dengan bangga mengungkapkan dirinya mengajar di Universitas kita yang dikenal kredibel dan bergengsi. Menjadi universitas yang bergengsi dan kredibel tentu tidak mudah dan butuh proses sekaligus keterlibatan banyak pihak. Termasuk mahasiswa dan dosen. Dosen bisa berkontribusi dengan disiplin mempublikasikan karya ilmiah. Sehingga universitas dikenal gencar melakukan penelitian dan publikasi hasil penelitian. Di mata masyarakat universitas akan dikenal sebagai universitas yang bagus, unggul dan produktif. Jadi, mari para dosen berusaha meningkatkan publikasi karya ilmiah seperti jurnal ilmiah! Contoh 3 Nama produk PureIt Aktivitas minum air yang cukup adalah hal penting agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. Secara umum tubuh tidak hanya membutuhkan satu atau dua gelas air, melainkan minimal 2 liter atau setara dengan 8 gelas air sehari. Supaya sensasi minum semakin menyegarkan, ada baiknya menyediakan PureIt di rumah. Berkat PureIt minum air putih terasa lebih menyenangkan dan menyegarkan. Tidak ada lagi drama lupa dan bosan minum air putih. Contoh 4 Sampah adalah PR besar bagi siapa saja, bukan hanya pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Masyarakat perlu ikut berkontribusi dalam mengolah dan meminimalkan sampah. Khususnya sampah rumah tangga agar tumpukan sampah tidak semakin parah dan mencemari lingkungan. Maka mulailah mengolah sampah di rumah dengan bijak. Yakni memisahkan sampah berdasarkan jenisnya. Sampah organik bisa diolah sebagai pupuk, dan sampah anorganik bisa dikumpulkan untuk kemudian diserahkan atau dijual ke pengepul. Langkah ini membantu menjadikan lingkungan bersih dan tumpukan sampah terkendali. Jadi, mari selalu kelola sampah di rumah dengan baik untuk kesehatan bersama! Rekomendasi Buku
.
  • l0bsadt2nf.pages.dev/181
  • l0bsadt2nf.pages.dev/269
  • l0bsadt2nf.pages.dev/65
  • l0bsadt2nf.pages.dev/282
  • l0bsadt2nf.pages.dev/199
  • l0bsadt2nf.pages.dev/252
  • l0bsadt2nf.pages.dev/394
  • l0bsadt2nf.pages.dev/346
  • kalimat persuasi penutup yang tepat adalah